Lagi….

Entah untuk yang keberapa kalinya aku mual melihat tatapan-tatapan yang tertuju ke arahku. Kurasakan langkah kakiku yang awalnya tenang itu kini mulai terasa canggung, bahkan mungkin terlihat aneh. Namun terus kulangkahkan kakiku. Tak ada yang bisa menghentikannya, bahkan perkataan orang-orang itu.

Tak ada yang tahu isi hati dan fikiranku. Tapi aku tahu apa pendapat mereka tentangku. Menyedihkan. Ya, aku juga merasa bahwa diriku menyedihkan.

Komentar

Baca juga:  Jendela

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.