Lorong di setiap rumah sakit ternyata terasa sama. Mencekam.

Mungkin karena bayang kematian terasa begitu kentara di setiap sudut, hingga tak menyisakan sebidang ruang pun untuk bersuka cita. Mereka yang berkeliaran di sekitar lorong terlihat paham betul.

Sepanjang yang kulihat, tidak ada seorang pengunjung pun yang berani tertawa lebar. Yang ada hanyalah…

Baca juga:  Harapan Terakhir

 

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.