Ayah…

Kita tak banyak saling berkata

Aku lebih sering memilih

Diam di depanmu

Aku…

Maaf Ayah…

Aku masih si anak keras kepala

 

Tapi…

Satu kata yang

Tak pernah terucapkan

Aku bangga dengan sosok Ayah

 

Ayah…

Aku terus berjalan

Terkadang sudah terlalu lelah

Aku tetap berjalan…

Hingga saat aku bisa sepertimu

Baca juga:  Surat dari Masa Lalu

 

Waktu rambutku memutih kemudian

Aku tetap anak dari seorang Ayah

Dalam diamku tetap menyayangimu

 

Pada angin senja

Ku titipkan pesan rindu untukmu

Semoga Engkau

Selalu dalam lindungan-Nya.

Komentar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.